Detik-detik Penangkapan Oknum Polisi yang Rampok Uang Rp 10 Miliar [Video]

Detik-detik Penangkapan Oknum Polisi yang Rampok Uang Rp 10 Miliar
Brigadir  Polisi  Jumadi, otak perampokan uang Rp 10 Miliar

DETIK-BERITA.NET - Brigadir Jumadi ditangkap di sebuah rumah di komplek Perumahan Tama Permai III, Kelurahan Landasan Ulin Utara, Banjarbaru, pada Jumat (5/1/2017) pagi.

Uang milik Bank Mandiri sebanyak Rp 10 miliar ini akan digunakan untuk operasional ATM di Tabalong, Kamis (4/1/2018).

Awalnya polisi mendapatkan informasi pelaku bersembunyi di rumah keluarganya.

Polisi kemudian melakukan pengintaian, setelah yakin tim langsung menggerebek rumah tersebut sekitar pukul 08.20 WITA.

Setelah berhasil dilumpuhkan oleh tim gabungan Resmob Polda Kalimantan Selatan, tersangka Jumadi dibawa menuju lokasi, di mana dia menyembunyikan uang miliaran yang dirampoknya. Uang hasil kejahatannya itu disembunyikan di dalam tanah, belakang rumah kakaknya di Jalan Golf Banjarbaru Kalimantan Selatan.

Namun uang kontan yang disembunyikan di dalam tanah oleh tersangka, hanya sekitar Rp 5 miliar, setengahnya lagi hingga kini masih dicari oleh polisi.

Mobil pembawa uang Rp 10 miliar milik Bank Mandiri dirampok oleh tersangka Jumadi di Jalan Gubernur Soebarjo di Desa Malintang, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Kamis (4/1/2018) lalu.

Peristiwa berawal ketika pimpinan Bank Mandiri Cabang Kabupaten Tabalong menugaskan Atika mengambil uang Rp 10 miliar di kantor pusat di Banjarmasin. Atika ditemani Gugunm, sang sopir dan Brigadir Jumadi sebagai pengawal.

Namun dalam perjalanan pulang dari Banjarmasin, petugas yang seharusnya mengawal uang malah menodongkan senjata api ke arah Gugun. Sementara Atika dilumpuhkan oleh Yonki, teman Jumadi yang baru naik di jalanan.

Lihat detik-detik penangkapan tersangka di video dibawah ini.


Saat ini, tim penyidik Polda Kalsel masih memeriksa tersangka Jumadi untuk mengungkap keberadaan uang Rp 5 miliar yang hingga kini belum ditemukan.

Otak dari perampokan uang Rp 10 miliar ini adalah Brigadir Polisi Jumadi, yang tak lain adalah anggota polisi yang melakukan pengawalan terhadap pengiriman uang tersebut.

Oknum yang berdinas di Sahabara Polres Tabalong tersebut melakukan aksi nekatnya bersama warga sipil dari Tabalong Tanjung, yakni Yongky Susanto alias Jawa.
Powered by Blogger.