WASPADA : Pemilik Akun Google Adsense yang Sering Memuat Berita Hoax Terancam Diblokir

Google Adsense Logo
Google Adsense Logo (Foto : Google.com/adsense)
DETIK-BERITA.NET - Google Adsense saat ini menjadi pilihan utama bagi para blogger (pimlik website) yang ingin mendapatkan penghasilan dolar dari internet. Tidak jarang, para blogger membuat berita yang bombastis hingga berita hoax untuk menarik traffic ke situsnya. Namun, praktik tersebut kini sepertinya harus dihentikan. Kalau ketahuan membagikan berita palsu, akun Google Adsense yang terpampang di situs bersangkutan bakal akan diblokir.

Kebijakan ini baru saja diberlakukan oleh Google. Terutama karena terkait adanya laporan peredaran berita palsu di internet yang semakin masif berkat algoritma milik Google serta Facebook. Terlebih pada beberapa minggu terakhir, saat Amerika diramaikan dengan pelaksanaan pilpres yang akhirnya dimenangkan oleh Donald Trump.

Google mendapat keluhan terkait berita palsu yang beredar di internet dan akhirnya memberi keuntungan untuk Donald Trump. Tidak heran, kalau muncul anggapan bahwa Google cenderung mendukung Trump dan menganaktirikan Hillary Clinton. Padahal, fenomena yang terjadi murni karena algoritma yang dijalankan oleh Google dikutip dari laman beritateknologi.com.

Oleh karena itu, Google akhirnya memberikan kebijakan baru terkait adanya laporan keluhan tersebut. Mereka memilih untuk menambah kebijakan bagi para pemilik akun Google Adsense, terutama terkait dengan penyebaran berita hoax. Mereka yang dijumpai Google telah menyebarkan berita hoax, maka akun Google Adsense miliknya bakal akan diblokir.

Pihak Google tidak menjelaskan secara rinci bagaimana cara kerja algoritma barunya tersebut. Namun, hal ini kemungkinan akan cukup efektif dalam memerangi penyebaran berita palsu. Terlebih, dari sekian banyak platform iklan di blog, Google Adsense menjadi pilihan utama para blogger (pemilik website).
Powered by Blogger.