Berpapasan dengan Peserta Demo 4 November 2016, Djarot Lambaikan Tangan

Detik Berita - Wagub DKI (Cawagub DKI) Djarot Saeful Hidayat tetap menjalankan aktifitas seperti biasa hari ini meski ada aksi demon besar-besaran di Jakarta Pusat 4 November 2016 hari ini. Djarot mengunjungi Pasar Burung di kawasan Jakarta Pusat.

Djarot tiba di Pasar Burung Pramuka pukul 10.00 WIB. Djarot langsung menuju salah satu penjual burung di pinggir jalan raya pasar tersebut. Dengan fasih, Djarot melakukan tawar menawar burung dengan bahasa Jawa.

Djarot Saeful Hidayat
Djarot Saeful Hidayat di Pasar Pramuka (Foto: Nathania Riris Michicco/detikcom)
"Ini jalak Bali ada?" tanya Djarot di Pasar Burung Pramuka, Jakarta Pusat, Jumat (4/10/2016)dikutip dari laman detik.com.

"Ora ono Pak," jawab sang penjual.

Djarot kemudian bertanya mengenai jenis-jenis burung yang dijualnya hingga bentuk dan warna bulu burung.

Setelah itu Djarot berjalan kaki menuju gedung Pasar Jaya Pramuka. Ketika berjalan, para pendemo yang tengah melewati jalan raya menggunakan kendaraan roda 4 berteriak ke arah Djarot.

Kata-kata yang dilontarkan pun tidak terlalu jelas. Namun Djarot merespons dengan melambaikan tangan ke arah konvoi pendemo tersebut.

"Lah kok mereka malah salam 2 jari? Lucu itu," ujar Djarot sambil tertawa.

Ketika tiba di dalam gedung pasar, Djarot disambut para penjual toko obat-obat. Setelah bersalaman dan mendengar aspirasi penjual toko, Djarot bertolak ke dalam titik pusat gedung.

"Huuuuuu," kata para penjual maupun pembeli yang ada di dalam gedung. Mereka yang berada di tingkat atas melihat ke bawah ke tempat Djarot berdiri dan terus bersorak.

Djarot menanggapi dengan santai dan memberi salam 2 jari.

"Bagaimana di sini? Panas ya?" tanya Djarot ke salah satu ibu penjual obat.

"Iya Pak, makanya pakai AC dong Pak," jawan ibu tersebut.

"Iya nanti, tapi kalian harus bersih ya harus rapi, nanti kita kasih AC biar nyaman," tutur Djarot.

Setelah itu Djarot menuju ke bagian belakang gedung Pasar Pramuka untuk melihat pasar burung dan aneka burung yang dijual.
Powered by Blogger.