Saran KPK, Koruptor Dihukum Mati

Detik Berita - Wakil Ketua KPK Thony Saut Situmorang mengatakan, pemerintah harus memperkuat dan memperberat hukum bagi koruptor.

Sebab, selama ini hukuman yang ada belum memberikan efek jera.

"Jadi hukum harus lebih kejam buat efek jera," ujar Saut, soal rencana pemerintah mengeluarkan paket kebijakan revitalisasi hukum, Sabtu (8/10/16).

Saran KPK, Koruptor Dihukum Mati
ilustrasi tahanan KPK [Foto : beritaenam.com]

Salah satu upayanya, kata Saut, adalah dengan melakukan revisi Undang-undang Pemberantasan Korupsi.

"Undang-undang tipikor harus diubah," kata Saut.

Sebab, saat ini penerapan hukuman mati di UU Tipikor masih terbatas. Artinya, belum semua pelaku tipikor bisa dijerat hukuman mati, seperti dikutip Detik Berita dari laman Jpnn.com, Minggu (9/10/11).

"Syarat hukuman (mati) itu (dalam) penjelasan UU Tipikor hanya untuk korupsi yang berulang, korupsi bencana alam. Ya kapan itu terjadi?," tanyanya.

Untuk memperkuat hukum yang penting dilakukan ialah bagaimana mendorong perilaku aparat penegak hukumnya.

Karenanya, kata Saut, perlu juga dikawal dengan Undang-undang yang bisa mendorong pembangunan criminal justice system yang terintegrasi.

"Sehingga bisa membangun aparat juga berintegritas," ujarnya
Powered by Blogger.
SPONSORED VIDEO close button minimize button maximize button