Peradi Medan Menyiapkan 30 Pengacara Untuk Dampingi Pelaku Bom Gereja di Medan

Detik Berita - Pusat Bantuan Hukum Peradi Medan menyiapkan 30 orang pengacara untuk mendampingi Ivan Armadi Hasugian dalam menjalani proses hukum terkait perencanaan bom bunuh diri di Gereja Stasi Santo Yosep Jl Dr Mansur Medan, Minggu (28/8/16) lalu.

Pelaku Bom Gereja di Medan
Polisi membawa pelaku teror bom di Medan, Minggu 28 Agustus 2016. (Foto : AFP)
"Kami memberikan bantuan hukum setelah orangtua Ivan Armadi memberikan kuasa. Orangtua Ivan Armadi merupakan rekan kami dalam satu profesi," ujar Ketua Pusat Bantuan Hukum Peradi Medan, Rizal Sihombing di Medan, Sumatera Utara, Kamis (1/9/16).

Seperti dilansir laman Beritasatu.com, Rizal mengharapkan, polisi yang menangani proses penyidikan terhadap Ivan Armadi, menggunakan pasal perlindungan anak terhadap kliennya tersebut. Sebab, usia Ivan Armadi masih di bawah umur.

BACA JUGA :
"Kami meminta penyidik untuk mempertimbangkan usia pelaku yang masih di bawah umur tersebut. Dalang yang memberikan perintah maupun mencuci otak klien kami ini diharapkan segera ditangkap," katanya.

Menurutnya, penanganan pemeriksaan terhadap Ivan Armadi sudah diambil alih oleh pihak Detasemen Khusus (Densus) 88.
Powered by Blogger.