Seorang Remaja Meninggal Setelah Di Cupang Sang Kekaksih

Seorang Remaja Meninggal Setelah Di Cupang
ilustrasi
DETIK-BERITA.NET - Julio Macias Gonzales (17) mendadak kejang-kejang saat sedang duduk makan malam bersama keluarganya di rumahnya di Iztapalapa, Meksiko. Pihak keluarga pun panik dan segera menghubungi rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong.

Setelah diperiksa, dokter mengatakan penyebab meninggalnya Julio adalah luka bekas ciuman (cupang) pada lehernya. Sedotan pada lehernya itu terlalu dalam, menyebabkan darah menggumpal dan tidak bisa mengalir ke otak.

Julio pun terserang stroke seperti dikutip dari lama Okezone.com, Selasa (30/8/2016), Kejadian tersebut bermula saat dia dan kekasihnya sedikit bercumub rayu sesaat setelah selesai makan malam di meja makan bersama keluarganya. Tidak seberapa lama setelah sang kekasih membubuhkan tanda cinta pada lehernya.
Orangtua Julio sontak menyalahkan perempuan 24 tahun itu sebagai penyebab kematian putra mereka. Sebenarnya, hubungan mereka sudah lama tidak direstui. Sebab perbedaan umur mereka terlalu jauh.

Namun tak disangka, mereka tetap menjalani cinta terlarang itu. Lalu sekarang, hubungan mereka harus berakhir karena dipisahkan oleh maut.

Meninggalnya seseorang karena dicupang bukan baru kali ini terjadi. Sebelumnya di Selandia Baru, seorang perempuan berumur 44 tahun, Maori menjadi lumpuh juga karena pembekuan darah pada lehernya.

Dokter sempat bingung mencari tahu penyebab utama kelumpuhan pada Maori. Sampai mereka menemukan bekas luka cupang pada lehernya.

Gumpalan darah di arteri (pembuluh darah besar) menyebabkan luka memar yang cukup besar. Pembekuan pada darah menghambat pengangkutan oksigen ke otak. Inilah yang memicu terjadinya stroke, yang umumnya dapat menyebabkan kelumpuhan bahkan kematian.
Powered by Blogger.