Loading...

AKHIRNYA Pengemudi Ojek Online & Angkot di Tangerang Berdamai

DETIK-BERITA.NET - Pengemudi ojek online bersama sopir angkot di Kota Tangerang, Banten, resmi berdamai hari ini usai bentrok Rabu sore (8/3/17).

Ojek Online & Angkot di Tangerang
Pengendara ojek online dan angkot di Tangerang berkonvoi. (Foto: Farhan/Metrotvnews.com)

Momen ini ditandai dengan konvoi dan piknik bersama ribuan pengemudi ojek online dan angkot yang dikawal personel TNI dan Polri. Mereka menyusuri sejumlah ruas strategis di Kota Tangerang untuk menyampaikan pesan damai.

Hadir dalam konvoi, Komandan Korem Wijayakrama Kolonel Inf Iwan Setiawan, Dandim 05/06 Letkol Inf Gogor Agni Aditya, dan perwakilan Pemerintah Kota Tangerang.

Ojek Online & Angkot di Tangerang
Pengendara ojek online dan angkot di Tangerang berkonvoi. (Foto: Farhan/Metrotvnews.com)

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Harry Kurniawan mengatakan, kegiatan piknik bersama ini berakhir di Taman Kota Tangerang yang merupakan simbol keamanan di kota itu.

"Di sana mereka berekreasi dan bercengkerama bersama. Ada hiburan untuk melepas kepenatan selama beberapa hari berkegiatan," kata Harry, Sabtu (11/3/17), dikutip dari laman metrotvnewscom.

Baca: Korban Tabrak Lari Sopir Angkot Kritis

Konvoi, kata dia, menegaskan bahwa kondisi Kota Tangerang kembali aman, tertib, dan kondusif. "Sehingga, warga bisa kembali beraktivitas dan tak perlu was-was. Sopir angkot, pengemudi ojek online, dan penumpang tak usah takut lagi," kata dia.

Harry menyatakan, jika ada yang memprovokasi lagi, akan ditindak tegas.

Jokowi: Berantakan Semua Gara-Gara Korupsi Dana Anggaran e-KTP

DETIK-BERITA.NET - Sejumlah politikus diduga terlibat dalam kasus proyek pengadaan e-KTP. Hasil penelusuran KPK, total kerugian yang dialami negara pada proyek tersebut sebesar Rp 2,3 triliun.

Presiden Jokowi
Presiden RI Jokowi

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menilai kasus korupsi e-KTP merupakan masalah besar yang dihadapi pemerintah saat ini. Menurut Jokowi, bila penyelenggaraan proyek tersebut sejak awal dilaksanakan dengan benar, ia yakin manfaatnya akan sangat dirasakan masyarakat maupun pemerintah.

"Sebetulnya kalau e-KTP ini jadi dan benar, kita bisa selesaikan banyak sekali masalah. Misal urusan paspor tanpa fotokopi KTP, SIM, perbankan, perpajakan, urusan pilkada. Semuanya kalau sistem yang kita bangun bener ini, sudah rampung," ucap Jokowi di Jakarta, Sabtu (12/3/17), dikutip dari laman liputan6com.

Namun demikian, yang terjadi saat ini, proyek senilai Rp 5,9 triliun itu justru terhambat karena adanya dugaan korupsi. "Sekarang menjadi bubrah (berantakan) semua gara-gara anggaran dikorup," ucap Jokowi.

Terkait proses hukum yang saat ini masih berlangsung dan telah memasuki masa persidangan, Jokowi yakin KPK sebagai pihak yang menangani kasus tersebut, dapat bertindak adil.

"Jadi saya ingin ini diproses yang benar dan saya yakin KPK bertindak profesional terhadap kasus ini," kata dia.

Mengenai adanya penyebutan sejumlah nama, seperti nama Menkumham Yasonna Laoly, yang diduga ikut menerima aliran dana kasus e-KTP, Jokowi enggan menjawabnya. Ia mengaku sepenuhnya menyerahkan proses hukum ditangan KPK. "Azas praduga tak bersalah. Sudah, serahkan ke KPK," ucap Presiden Jokowi.

Anies Dilaporkan ke KPK soal Penyimpangan Pameran Buku Frankfurt

DETIK-BERITA.NET - Anies Baswedan dilaporkan ke KPK atas dugaan penyimpangan penggunaan dana di pameran Frankfurt Book Fair 2015. Anies diduga menyalahgunakan kewenangannya saat menjabat Mendikbud.

Anies Baswedan
Anies Baswedan Cagub DKI Jakarta

Laporan tersebut dibuat oleh Andar Mangatas Situmorang pada Kamis (9/3/2017) kemarin. Dia menduga Anies dengan sengaja menyalahgunakan kewenangan jabatannya sebagai Mendikbud dalam pameran tersebut, yang berlangsung selama 3 hari di Jerman.

"Iya saya melaporkan kemarin. Mantan Mendikbud Anies Baswedan melakukan korupsi sistematis selama 3 hari acara pameran buku di Jerman mulai 14-18 Oktober 2015 dengan biaya Rp 146 miliar," ujar Andar, Jumat (10/3/17) dikutip dari laman detikcom.

Selain soal korupsi, dalam laporan ke KPK itu, Andar menuding Anies dengan sengaja menyusupkan pameran buku soal pemberantasan PKI. Hal itu dilakukan saat Kemendikbud tengah mempromosikan buku 'Laskar Pelangi' karya Andrea Hirata.

"Anies secara suka-suka merekrut budayawan Goenawan Mohamad sebagai ketua komite pelaksana dalam kegiatan tersebut. Kemendikbud diminta untuk memperkenalkan budaya Indonesia di kancah internasional, yakni pameran kebudayaan dan buku 'Laskar Pelangi' karya Andrea Hirata, namun justru disusupi pameran buku 'Amba' dan 'Pulang', yang kita tahu buku ini tidak populer membahas tentang pembasmian PKI 1965," papar Andar.

Penyusupan buku tentang PKI itu, dinilai Andar, sebagai bentuk manipulasi. Apalagi paham PKI, menurutnya, sudah diberantas di Indonesia.

"Dengan disusupi pameran buku 'Amba' dan 'Pulang' sangat merugikan seluruh rakyat dan bangsa Indonesia, bahkan menimbulkan kekhawatiran paham komunis ingin kembali dibangkitkan di kancah internasional mengingat di Indonesia paham PKI sudah ditentang dan diberantas," jelasnya.

Atas laporan tersebut, Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengatakan akan melakukan penelusuran untuk membuktikan dugaan korupsi yang dilakukan oleh Anies.

"Yang bisa kita informasi, memang benar ada pelaporan dan seperti semua laporan atau pengaduan yang masuk, akan kami telaah. Akan kita lihat apakah ada indikasi korupsi atau tidak," kata Febri.

Ketua tim pemenangan Anies-Sandi, Mardani Ali Sera, turut menanggapi laporan itu. Tim advokasi akan segera menangani soal dugaan korupsi tersebut.

"Sudah ditangani oleh tim advokasi. Kami ada upaya untuk mengatasinya lewat tim advokasi. Silakan publik melihatnya," ujar Mardani.

Ketika Ahok Makan Nasi Kebuli Sepiring dengan Habib, Ini yang Terjadi Selanjutnya

DETIK-BERITA.NET - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali bikin heboh kali ini ia terpotret sedang makan sepiring dengan seorang Habib.

Ia pun mendapat tanggapan yang beragam dari netizen dan sebagian besar berisi pujian.

Momen Ahok saat makan sepiring dnegan Habib Sting tuai pujian netizen (Foto: TWITTER/@KURAWA)

Dikutip dari laman TribunNews, Momen ini terekam saat ia melakukan peresmian Taman Makam Mbah Priok, Koja, Jakarta Utara menjadi Cagar Budaya Wisata Islam DKI Jakarta, Sabtu (4/3/2017).

Sebelumnya peristiwa kesalnya Ahok dan mencoret-coret Surat Keterangan (SK) peresmian Taman Makam Mbah Priok sebagai cagar budaya paling menonjol terlihat.

Padahal ada hal lain yang juga tak kalah menarik perhatian publik.

Momen tersebut diabadikan dalam beberapa foto yang diunggah oleh sebuah akun Twitter bernama @kurawa, Minggu (5/3/2017).

Akun Twitter @kurawa tersebut mengunggah foto-foto yang memperlihatkan kebersamaan Ahok dan Al Habib Abdullah Sting Alaydrus (Habib Sting) di sela-sela peresmian Makam Mbah Priok sebagai cagar budaya.

Habib Sting merupakan cucu dari Habib Hasan Bin Muhammad Al Hadad (Mbah Priok).

Dalam keterangan fotonya, @kurawa menuliskan, "Foto2 kedekatan @basuki_btp dengan Habib Sting dapat dilihat dari sini...makan satu baskom bersamaan."

Dua dari empat foto yang diunggah tersebut menampilkan kebersamaan Ahok dan Habib Sting serta beberapa orang lainnya yang hadir makan bersama dalam sebuah baskom.

Lantas, foto-foto tersebut membuat netizen terkagum dengan kebersamaan dua tokoh tersebut.

"Ini baru definisi tampan buat Pak Ahok. Et dah," tulis akun @amanda_budiman.

"Keberagaman dan tentunya KEBERSAMAAN itu indah," tulis akun @shirley_ayya.

Jumadi warga Jakarta Timur saat hendak berfoto bersama Ahok di Balai Kota.

"Tambah lama tambah kagum sama bapak..proud of u pak ahok,"tulis akun @NenniPutriAchir.

"Klo rukun kayak gini kan jadi enak liatnya..terasa damaii..harusnya kayak gini yg dipertahankan," tulis akun @NIC_BARN.

Ahok menetapkan Makam Mbah Priok menjadi cagar budaya di kawasan Provinsi DKI Jakarta.

Menurut Ahok, semua berawal dari pertemuannya dengan Eko, seorang pengurus Makam Mbak Priok.

Saat itu, Eko menemuinya di posko pemenangan Rumah Lembang, saat Ahok sedang cuti kampanye untuk Pilkada DKI.

Eko, kata Ahok, mengundangnya untuk datang ke Makam Mbah Priok dan bertemu dengan Habib Sting pada waktu subuh.

Akhirnya Ahok berjanji, setelah cuti kampanye, dia akan menjadikan Makam Mbak Priok sebagai cagar budaya.

Ahok berniat membangun sejumlah fasilitas di kompleks makam itu menjadi berstandar internasional untuk wisata religi.

Suzuki GSX-R150 Series Resmi Hadir di Indonesia

Detik-Berita.Net - Duo pembalap tim Suzuki Ecstar MotoGP 2017, Andrea Ianonne dan Alex Rins mencuri perhatian publik saat berkunjung ke Indonesia, untuk memenuhi undangan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) dalam peluncuran motor sport terbaru Suzuki GSX-R150 Series yang digelar di Cilandak Town Square, Jakarta, Sabtu, (18/2/2017).

Suzuki GSX-R150 Series
Suzuki GSX-R150 Series

Kehadiran pembalap asal Italia dan Spanyol langsung mengomentari Suzuki GSX-R150 Series, baik GSX-R150 yang memiliki gaya full fairing dan S150 bergaya naked, dikutip dari laman lipuan6.com.

Menurut Iannone, dirinya langsung jatuh cinta pada pandangan pertama, khsususnya GSX-R150 karena bodinya yang ramping. Bahkan, meski telah menjadi pembalap dan brand ambasador Suzuki, Iannone mengaku ingin merogoh kocek dompetnya untuk membeli GSX-R150.

“Tapi tidak akan saya gunakan sekarang. Mungkin saat saya berumur 70 tahun,” ujar mantan pembalap Team Ducati tersebut.

Kata Iannone, GSX-R150 cocok digunakan untuk menikmati perjalan santai. Namun demikian, saat ini dia mengaku masih menyukai motor dengan mesin berkubikasi besar.

Sama dengan Iannone, soal Suzuki GSX-R150, Rins memiliki terkesan dengan desain agresif dan mantab. Hanya saja, dengan mesin 150 cc, Rins mengaku kurang srek.

"Saya suka kecepatan, saya lebih pilih kakaknya, GSX-R1000. Saya sudah melihat motor ini (GSX-R150 ) di Philip Island, cukup bagus," ujarnya. Diketahui, dua pebalap Suzuki tersebut telah menjalani tes pra musim di Sirkuit Philip Island, Australia Jumat, (17/2). Keduanya mencatatkan waktu cukup memuaskan.

 Setelah dari Citos, sore harinya keduanya langsung bergegas menuju ke bandara Soekarno Hatta. Iannone dan Rins terbang ke Jepang untuk melakukan pengecekan performa tunggangan mereka di MotoGP, di pabrik Suzuki.‎

BNN Sita 13,59 Kilogram Sabu dari Malaysia

Detik-Berita.Net - Badan Narkotika Nasional serta Bea dan Cukai menyita 13,59 kilogram sabu-sabu yang dibawa para tersangka dari Malaysia ke Indonesia dengan menggunakan kapal nelayan.

Komjen Pol Budi Waseso
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Budi Waseso (Foto : Fachri Fachrudin/Kompas.Com)

"Ada enam tersangka yang diamankan dan satu tersangka tewas ditembak berinisial SBK, warga Malaysia yang merupakan pemilik sabu," kata Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso di Tempat Pelelangan Ikan Muara Angke, Jakarta Utara, Jumat (3/2/2017), dikutip dari laman Kompas.com.

Pria yang akrab disapa Buwas itu melanjutkan, lima orang tersangka ditangkap di Pulau Pramuka dan satu orang yang tewas ditembak di Pelabuhan TPI Muara Angke, Jakarta Utara, Kamis (2/2/2017) malam.

Kelima tersangka yang diamankan, MA (52), ES (42), IS (31), dan S (50), adalah warga Indonesia, yang merupakan anak buah kapal (ABK) dan kapten kapal nelayan K.M. Dzaki Pratama. Mereka bertugas sebagai kurir.

Sedangkan tersangka SBK tewas tertembak karena melakukan perlawanan terhadap petugas. Saat ini jenazahnya sudah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Dari barang bukti paspor milik tersangka SBK memperlihatkan SBK sudah sering bolak-balik ke Indonesia," kata Buwas.

Selain barang bukti sabu, petugas juga mengamankan antara lain alat komunikasi, uang tunai berupa rupiah dan ringgit Malaysia, kapal kayu, dan lampu penerangan.

"Lampu penerangan tersebut digunakan untuk sandi memberitahukan kepada yang ada di darat untuk mengambil barang bukti sabu yang dibawa di kapal kayu," kata Buwas.